Nama
saya Farica Amanda, biasa dipanggil Ifa oleh teman-teman. Saya lahir di
Jakarta, 16 Oktober 1998. Saya anak kedua dari 3 bersaudara. Ayah saya seorang
PNS dan bekerja di kantor Pajak, sedangkan Ibu saya bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga.
Kakak saya yang pertama baru saja menyelesaikan sekolahnya di SMA dan masuk ke
perguruan tinggi negeri di Malang, yaitu
Universitas Brawijaya. Adik saya yang
tahun ini berusia 3 tahun baru
saja masuk playgroup. Saya sendiri ditahun 2013 ini baru saja lulus dari SMP
dan sekarang memasuki jenjang yang lebih
tinggi yaitu SMA. Saya bersekolah sampai kelas 5 SD di Jakarta, lalu ayah saya
diberi tugas keluar kota yaitu dinas ke Kota Malang.
Sewaktu
saya di Jakarta, tepatnya sewaktu
tinggal di daerah Jakarta Selatan, saya masuk Taman Kanak-kanak di
daerah Jakarta Selatan yaitu TK MINI Pak
Kasur. Saya diajari untuk mengenal lagu-lagu daerah, mewarnai, menggambar,
menulis, dan bernyanyi. Saat perayaan Ibu Kartini TK MINI Pak Kasur mengadakan
lomba berbusana daerah, dan saya menjuarai perlombaan tersebut. Lalu sampai
saya memasuki TK-B saya pindah rumah ke
daerah Bekasi sehingga saya pindah ke sekolah yang benama Al-Jannah Islamic
Fullday School.
Di
sekolah tersebut terdapat kolam renang, kolam ikan, Green House, dan juga
tempat outbond sendiri. Disana kita diajarkan untuk mandiri dan saling bekerja
sama saat Outbond dan juga berani kotor saat menanam bibit di Green House. Saat
saya memasuki sekolah itu saya diikuti juga les berenang oleh orang tua saya di
rumah. Pada saat saya memasuki kelas 1 SD saya mengikuti lomba berenang sekota
Cibubur dan saja mendapatkan juara 2 saat itu.
Saat
saya naik kelas 2 SD saya pindah lagi ke Sekolah lain yaitu SDI PB Soedirman
Cijantung, di sekolah itu terdapat TK, SD, SMP, dan SMA. Saat saya kelas 4 SD
saya ditunjuk untuk mengibarkan bendera saat upacara hari senin, saya senang
sekali karena dapat mersakan menjadi petugas upacara, tetapi teman saya yang
ditugaskan untuk menarik bendera saat sudah dikaitkan selalu terbalik, maka
saat saya kembali ke kelas selalu ditertawakan karena ulahnya.
Saya
hanya bersekolah disana sampai kelas 5 SD saja karena ayah saya mendapat tugas
di luar kota yaitu dinas ke Malang. Saat pindah ke Malang saya bersekolah di
MIN MALANG 1. Agak aneh awalnya karena saya sama sekali tidak mengerti bahasa
Jawa. Tapi saya tidak kesulitan untuk berbaur dengan anak-anak lain karena
mereka membantu saya juga untuk mengenal Bahasa Jawa.
Kelas
6 SD saya selesaikan di MIN MALANG 1, setelah lulus dari Sekolah Dasar saya
masuk ke jenjang yang lebih tinggi yaitu SMP. Saya masuk ke SMP Negeri 3
Malang. Saat masuk ke SMP ternyata ada hal baru yang belum saya kenal di SD
yaitu Masa Orientasi Siswa. Dimana kita diminta untuk mengucir rambut dengan
warna pita yang disesuaikan dengan kelompok, membawa bekal dengan bentuk yang
aneh, perabotan yang aneh-aneh juga, dan membawa semua barang-barang tersebut
kita tidak boleh menggunakan tas tetapi menggunakan karung.
Saat
itu SMP saya mengadakan Pentas Seni, yang diselenggarakan dalam rangka HUT
sekolah. Sewaktu saya duduk di kelas 7 saya diminta untuk menjadi MC
menggunakan Bahasa Korea, sungguh kesempatan yang bagus untuk saya dan saya
dapat melaksanakannya dengan baik. Kemudian saat saya naik ke kelas 8 dan 9
saya tidak disuruh untuk menjadi MC lagi tetapi saya dan teman-teman saya
membentuk tim untuk mengikuti lomba Dance dan kami selalu memenangkan lomba
tersebut dengan Juara I.
3
tahun bersekolah di SMP Negeri 3 Malang, banyak hal-hal baru yang tidak saya
rasakan di SD. Saya bertemu dengan banyak teman lainnya, hingga saat Ujian
Akhir Nasional datang.
Saya
lulus dengan nilai yang lumayan baik. Pada tahun 2013 saya lulus, ada
pengumuman dari pemerintah bahwa ada kurikulum baru di tahun 2013. Dimana kami
siswa-siswi yang baru saja lulus dari SMP yang akan memasuki SMA akan memasuki
jurusan mulai dari kelas 10 tidak seperti yang dulu biasanya, memasuki
penjurusan pada kelas 11.
No comments:
Post a Comment